Inovasi & Teknologi #modul ponton apung #nusa dock #block pod

Memilih Modul Ponton Apung: Nusa Dock, Block Pod, atau Nose Pod dan Body Pod?

info.bajauindo
30 Agustus 2026 5 menit baca

Bandingkan modul ponton apung Nusa Dock, Block Pod, Nose Pod, dan Body Pod dari dimensi, berat, dan daya apung per unit agar pilihan proyek Anda lebih tepat.

Anda sudah tahu ingin membangun dermaga, platform, atau perahu ponton, tetapi katalog menampilkan beberapa jenis modul dengan ukuran berbeda. Mana yang sesuai untuk proyek Anda? Memilih modul ponton apung yang tepat sejak awal akan memengaruhi bentuk struktur, cara perakitan, dan perhitungan daya apung.

Jika Anda masih baru dengan konsep kubus apung, baca dulu pengantar kubus apung modular untuk dermaga. Artikel ini langsung membandingkan spesifikasi resmi empat modul Bajau Indo dan kapan masing-masing umumnya dipakai.

Perbandingan Spesifikasi Modul Ponton Apung

Tabel berikut merangkum spesifikasi resmi per unit setiap modul ponton apung sebagaimana tercantum di bajauindo.com:

  • Nusa Dock — Dimensi (cm): 150 × 100 × 40; Berat: 32 kg; Daya apung per unit: 275 kg; Penggunaan menurut situs resmi: Marina, yacht club, resor apung

  • Block Pod — Dimensi (cm): 123 × 97 × 65; Berat: 40 kg; Daya apung per unit: 375 kg; Penggunaan menurut situs resmi: Tambat kapal besar, dermaga semi permanen, keramba, wisata bahari

  • Nose Pod — Dimensi (cm): 100 × 82 × 75; Berat: 23 kg; Daya apung per unit: 130 kg; Penggunaan menurut situs resmi: Elemen depan unit apung bergerak

  • Body Pod — Dimensi (cm): 125 × 82 × 75; Berat: 33 kg; Daya apung per unit: 230 kg; Penggunaan menurut situs resmi: Elemen lanjutan setelah Nose Pod

Semua modul memakai kulit LLDPE tahan UV dengan inti polyurethane bebas CFC. Angka daya apung di atas adalah nilai per unit. Kapasitas struktur utuh selalu dihitung per proyek karena dipengaruhi berat rangka, decking, beban rencana, dan tata letak.

Nusa Dock: Untuk Dermaga dan Area Pejalan Kaki

Modul Nusa Dock memiliki tapak 150 × 100 cm dengan tinggi 40 cm, lebih rendah dibanding tiga modul lainnya. Secara umum, modul yang lebih pendek menghasilkan permukaan dek yang lebih dekat ke air, sehingga nyaman untuk area pejalan kaki dan akses perahu kecil.

Situs resmi menyebut Nusa Dock dapat disusun dalam pola lurus, L, T, atau U. Fleksibilitas ini membuatnya relevan untuk marina, yacht club, dan resor apung. Contoh pemakaiannya dapat dilihat pada dermaga Nusa Dock di TWA Mangrove PIK.

Block Pod: Untuk Area Tambat Kapal

Render 3D satu unit Block Pod putih dengan logo Bajau Indo sebagai modul ponton apung

Block Pod, modul untuk area tambat kapal dan dermaga semi permanen. Sumber: render 3D produk Bajau Indo

Ponton Block Pod berukuran 123 × 97 × 65 cm dengan daya apung 375 kg per unit, angka per unit terbesar dalam tabel di atas. Situs resmi menempatkannya untuk area tambat kapal besar, dermaga semi permanen, keramba jaring apung, dan wisata bahari.

Contoh penerapannya adalah dermaga apung untuk kapal dan pesawat amfibi di Kabupaten Kepulauan Selayar, yang memakai Block Pod dengan rangka aluminium marine grade dan decking WPC. Secara umum, Block Pod dipertimbangkan ketika struktur perlu menjadi titik sandar kapal atau menopang peralatan.

Nose Pod dan Body Pod: Untuk Unit Apung Bergerak

Render 3D Nose Pod biru berujung meruncing sebagai elemen depan rangkaian ponton apung

Nose Pod, elemen depan rangkaian ponton untuk unit apung bergerak. Sumber: render 3D produk Bajau Indo

Berbeda dengan dua modul sebelumnya, Nose Pod dan Body Pod dirancang sebagai rangkaian memanjang. Nose Pod dengan ujung meruncing ditempatkan di depan, lalu diikuti beberapa Body Pod di belakangnya. Rangkaian ini membentuk lambung untuk perahu wisata, katamaran, dan restoran terapung.

Pasangan ini juga menjadi dasar Platform Pontoon Configurator. Dalam asumsi configurator, setiap baris terdiri atas satu Nose Pod (1 m) dan beberapa Body Pod (1,2 m per unit), dengan dua baris untuk lebar hingga 3,5 m dan tiga baris untuk platform yang lebih lebar.

Cara Memilih Ponton Sesuai Proyek

Gunakan panduan singkat berikut sebagai titik awal:

  • Dermaga pejalan kaki, marina, atau dek wisata: mulai dari Nusa Dock dengan tata letak lurus, L, T, atau U.

  • Area sandar kapal, dermaga semi permanen, atau keramba: pertimbangkan Block Pod.

  • Perahu wisata, katamaran, restoran terapung, atau platform bergerak: gunakan rangkaian Nose Pod dan Body Pod.

  • Proyek campuran: satu kawasan bisa memakai lebih dari satu jenis modul, misalnya dermaga dari Nusa Dock dan perahu dari Nose Pod serta Body Pod.

Selain jenis modul ponton apung, pertimbangkan juga kondisi perairan, jenis decking, material rangka, dan akses logistik ke lokasi. Untuk platform berbasis Nose Pod dan Body Pod, coba Platform Pontoon Configurator yang menampilkan estimasi jumlah unit dan indikator daya apung. Hasilnya adalah estimasi awal yang akan diverifikasi tim engineering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan Nusa Dock dan Block Pod?

Nusa Dock berukuran 150 × 100 × 40 cm dengan daya apung 275 kg per unit dan ditujukan untuk marina, yacht club, serta resor apung. Block Pod berukuran 123 × 97 × 65 cm dengan daya apung 375 kg per unit dan diarahkan untuk area tambat kapal besar, dermaga semi permanen, dan keramba. Pilihan akhir bergantung pada fungsi dan beban proyek.

Apakah Nose Pod dan Body Pod bisa dipakai untuk dermaga?

Nose Pod dan Body Pod pada dasarnya dirancang sebagai rangkaian lambung untuk unit apung bergerak, seperti perahu wisata dan restoran terapung. Untuk dermaga yang ditambat di satu lokasi, Nusa Dock atau Block Pod lebih umum dipakai. Tim engineering dapat membantu menilai kebutuhan khusus proyek Anda.

Apakah daya apung per unit bisa langsung dijumlahkan untuk menghitung kapasitas dermaga?

Tidak sesederhana itu. Total daya apung perlu dibandingkan dengan berat struktur, seperti rangka, decking, dan aksesoris, ditambah beban rencana, lalu disesuaikan dengan tata letak. Karena itu, kapasitas struktur utuh selalu dihitung per proyek oleh tim engineering.

Masih ragu modul mana yang cocok? Ceritakan fungsi, perkiraan ukuran, dan lokasi proyek Anda kepada tim Bajau Indo lewat WhatsApp 0878-5931-4314 atau email marketing@bajauindo.com, dan kami bantu memetakan pilihan modulnya.

Bagikan artikel ini:

WhatsApp

Ada Pertanyaan?

Tim kami siap membantu kebutuhan dermaga apung Anda.

Hubungi Kami

Info Artikel

Kategori Inovasi & Teknologi
Penulis info.bajauindo
Diterbitkan 30 Agt 2026
Waktu Baca 5 menit